MERAUKE TANGGAP
COVID-19

Pusat Informasi Pandemi COVID-19 Pemerintah Kabupaten Merauke.

Hubungi Layanan Call Center SATGAS COVID-19 KAB. MERAUKE

082399693240 082399693241

Angka Kejadian di Merauke, Papua.

Update Terakhir: 23 September 2020 14:00:00

9

KONFIRM

41

KONTAK ERAT

6

SUSPEK

0

MENINGGAL

2

SELESAI ISOLASI

0

DISCARDED

Statistik

Statistik Peta, Tabel dan Grafik Sebaran COVID-19 di Kabupaten Merauke.

Untuk data Indonesia silahkan Klik disini.

NO.WilayahKontak EratSuspekKonfirmDiscardedMeninggalSelesai Isolasi
1 Distrik Merauke3855000
2 Distrik Semangga000000
3 Distrik Tanah Miring213000
4 Distrik Jagebob001000
5 Distrik Kurik100001
6 Distrik Animha000000
7 Distrik Malind000000
8 Distrik Okaba000000
9 Distrik Ngguti000000
10 Distrik Ilwayap000000
11 Distrik Kimaam000000
12 Distrik Tabonji000000
13 Distrik Waan000000
14 Distrik Tubang000000
15 Distrik Kaptel000000
16 Distrik Sota000001
17 Distrik Naukenjerai000000
18 Distrik Muting000000
19 Distrik Ulilin000000
20 Distrik Elikobel000000
21 Luar Merauke000000
 TOTAL4169002

Rumah Sakit Rujukan

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Merauke

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Merauke adalah Rumah Sakit Rujukan Utama milik Pemerintah Kabupaten Merauke. Beralamat di Jalan Sukarjo Wiryopranoto Merauke.
Telp. 0971 321124 21450
Fax. 0971 321124

Laboratorium

Membantu diagnosa suatu penyakit sehingga dokter dapat menangani suatu penyakit dengan tepat, cepat, dan akurat.

UGD dan ICU

Memprioritaskan pasien dengan keadaan gawat darurat dilengkapi dengan Intensive Care Unit.

Kamar Operasi

Fasilitas ini dipergunakan untuk pasien pasien yang membutuhkan tindakan operasi.

Radiologi

Radiologi memberikan gambaran anatomi tubuh yang ditampilkan dalam film radiografi.

Himbauan Bupati Kabupaten Merauke

Dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Kabupaten Merauke.

Video title
  1. 1
    Agar tetap tenang, jangan resah dan tidak menyebarkan berita-berita yang belum tentu kebenarannya
  2. 2
    Masyarakat dihimbau untuk tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, yaitu mencuci tangan sebelum dan setelah melakukan aktivitas
  3. 3
    Terus menjaga kesehatan dengan perbanyak makan buah dan sayur
  4. 4
    Jaga kesehatan dengan rajin berolahraga dan aktivitas fisik
  5. 5
    Kalau sakit, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat

Apa Yang Harus Diketahui?


Apa itu COVID-19?

Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit baru yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan radang paru. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala klinis yang muncul beragam, mulai dari seperti gejala flu biasa (batuk, pilek, nyeri tenggorok, nyeri otot, nyeri kepala) sampai yang berkomplikasi berat (pneumonia atau sepsis).

Sumber
Bagaimana COVID-19 Menular?

COVID-19 adalah penyakit baru dan para peneliti masih mempelajari bagaimana cara penularannya. Dari berbagai penelitian, metode penyebaran utama penyakit ini diduga adalah melalui droplet saluran pernapasan dan kontak dekat dengan penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang dapat mengandung virus penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Droplet dapat melewati sampai jarak tertentu (biasanya 1 meter). Droplet bisa menempel di pakaian atau benda di sekitar penderita pada saat batuk atau bersin. Namun, partikel droplet cukup besar sehingga tidak akan bertahan atau mengendap di udara dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, orang yang sedang sakit, diwajibkan untuk menggunakan masker untuk mencegah penyebaran droplet. Untuk penularan melalui makanan, sampai saat ini belum ada bukti ilmiahnya.

Sumber

Kenali Gejalanya!

Gejala-gejala umum yang dirasakan penyakit COVID-19

Demam


Demam menunjukkan gejala awal corona, demam biasanya mencapai suhu 38 derajat celcius keatas.

Sakit Tenggorokan


Infeksi COVID-19 akan melalui jalur pernafasan sehingga dapat mengakibatkan radang pada tenggorokan dan rasa nyeri.

Batuk Kering


Demam menunjukkan gejala awal corona, demam biasanya mencapai suhu 38 derajat celcius keatas.

Sesak Napas


Apabila COVID-19 berkembang dengan cepat dan besar di paru-paru, fungsi paru akan menurun sehingga terjadi sesak nafas.

Berita

Berita Terkait COVID-19

Seorang Balita Positif Covid-19, Merauke Tidak Lagi Zona Hijau

01 Jul 2020 23:26  

Zona hijau atau status kosong pasien covid-19 di Kabupaten Merauke hanya bertahan dua minggu saja. Seorang balita dinyatakan positif Covid-19, setelah  pemeriksaan swab oleh tim medis gugus tugas Covid-19 Kabupaten Merauke. Dengan adanya pasien postif Covid-19 tersebut,  Merauke tidak lagi menjadi zona hijau.

Juru Bicara Covid-19 di Kabuputen Merauke, dr. Nevile R. Muskita menyampaikan satu orang yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 dengan rentan waktu 12 hari pasca dinyatakan nol merupakan seorang balita perempuan berusia 4 tahun.

"Seorang anak perempuan umur 4 tahun". ujar Nevile dalam jumpa pers, Rabu (1/7).

Dikatakan Nevile, yang bersangkutan bersama dengan keluarga pada hari Sabtu 27 Juni 2020 berencana pulang ke Makassar. Dan mengikuti rapid tes di Posko Satgas Kantor Bupati Merauke.

"Hari sabtu datang ke posko satgas ditempat rapid tes terkait persyaratan untuk naik pesawat. Dari hasil rapid tes itu, kami menemukam 3 orang hasil rapid tes reaktif yaitu satu keluarga tersebut," kata Nevile.

Tidak menunggu lama, ketiga orang tersebut langsung di karantina di Hotel Asmat. Sembari dilakukan pemeriksaan swab menggunakan PCM.

"Dan ternyata anak tersebut tadi malam dinyatakan terpapar Covid-19," ungkapnya.

Menurut informasi pegakuan keluarga tersebut, lanjut Nevile, mereka berasal dari Kabupaten Asmat.

"Sejak 3 bulan lalu mereka sudah mau ke Makassar, mereka ngaku datang dari Kabupaten Asmat , hanya saja karena lockdown dan selama ini tinggal di Ampera 1," katanya.

Disambung Nevile, tim tengah menelusuri kontak asal penularan anak tersebut.

"Kami masih telusuri kontaknya, rencana orang tua anak itu juga akan di swab untuk mengetahui kemungkinan penularan dari mana. Jika kedua orangtuanya nanti positif kemungkinan dari orang tuanya," tandasnya.

Selengkapnya
Satu Pasien Baru Positif Covid-19, Nevil: Profesinya Sopir Truk

03 Jun 2020 17:17  

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita mengungkapkan, seorang pasien, sebelumnya Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dievakuasi dari Kali Weda beberapa waktu lalu dan dikarantina di Hotel Asmat, dinyatakan positif Covid-19.  Diketahui setelah hasil sampel dikeluarkan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Jakarta.

Hal itu disampaikan Nevil saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di posko Covid-19 Kantor Bupati Merauke, Rabu (3/6). Menurutnya, bersangkutan melakukan kontak sebelumnya dengan pasien 14 yang positif dan sudah sembuh.

“Sebelum dievakuasi dan dikarantina, dia tinggal lima hari di rumahnya di Kali Weda. Oleh karena hasil sampel dinyatakan positif, maka tadi pagi keluarganya dievakuasi dan dikarantina di Hotel Asmat untuk diambil sampelnya,” ungkap dia.

Sesuai rencana, besok ada beberapa petugas dari Jayapura tiba di Merauke dan melakukan test cepat menggunakan peralatan di RSUD. Sehingga bisa diketahui hasilnya apakah mereka positif atau negatif.

Ditanya berapa orang keluarga pasien itu, Nevil mengaku empat orang. Hanya tiga sudah dievakuasi dan satu lagi masih di Okaba. “Petugas sudah menelpon bersangkutan tadi pagi dan dalam perjalanan pulang untuk dievakuasi,” katanya.

Menyangkut jumlah pasien covid-19 di RSUD Merauke, Nevil menambahkan, masih dua orang. Hanya hasil terakhir didapatkan dari Labkes, keduanya dinyatakan sembuh dan boleh pulang ke rumah. “Sehingga hanya tersisa satu yang baru itu.”

Untuk pasien dari Boven Digoel, katanya, awalnya lima positif dan dirawat di RSUD Merauke. Dari lima itu, empat dinyatakan sembuh dan tersisa satu. Namun sampel PDP maupun ODP lainnya yang dikirim beberapa waktu lalu, tiga lagi dinyatakan positif.

“Dengan demikian, untuk pasien Boven Digoel yang sedang diisolasi dan menjalani perawatan di RSUD Merauke berjumlah empat orang,”

Sumber: https://metromerauke.com/2020/06/03/satu-pasien-baru-positif-covid-19-nevil-profesinya-sopir-truk/

Selengkapnya
Jenazah ABK KMN Gemilang Samudera Dievakuasi Menggunakan APD

11 Mei 2020 19:55  

Seorang Anak Buah Kapal KMN Gemilang Samudera yang meninggal di tengah laut dievakuasi oleh Tim Gabungan ke RSUD Merauke saat kapal yang membawa jenazah tersebut tiba di sekitar Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke, Minggu (10/5). Kapal yang membawa jenazah tersebut tidak diperbolehkan sandar di dermaga.

Kapolres Merauke  AKBP Agustinus  Ary Purwanto, SIK melalui Kasat Polair AKP Micha P.  Toding, SH, SIK membenarkan ketika dikonfirmasi beberapa saat setelah evakuasi jenazah tersebut.

Diketahui, ABK yang meninggal di atas KMN. Gemilang Samudra GT. 140 bernama  Suryana (47) di Perairan Arafura, Minggu (10/5) sekira pukul 06.00 WIT. Korban merupakan warga  Blok Pegenjan Barat  RT 002/ RW 001 Kel. Balerante, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

Kasat menjelaskan, jenazah korban dievakuasi dengan APD Covid-19, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kronologis kejadiannya, lanjut Kasat Polair, bahwa pada tanggal 31 Januari 2020 sekitar  pukul 18.00 WIT, KMN. Gemilang Samudra  bertolak dari PPN Merauke menuju ke Fishing Ground Area untuk melakukan kegiatan memancing cumi.

Tepat di perairan Arafura Kabupaten  Merauke, setelah tiba di perairan tersebut kapal beraktifitas seperti biasa. Lalu  pada 7 Mei 2020, korban  Suryana mengeluh sakit perut sampai di bagian ulu hati dan merasakan sesak nafas, tetapi saat itu korban masih dapat melakukan aktifitas kesehariannya seperti  makan, minum dan BAB seperti biasannya.

Namun kondisi badan korban terasa sangat lemas, dan setelah Nahkoda mengetahui korban sakit,  Nahkoda langsung mengarahkan KMN. Gemilang Samudra GT.140 masuk ke pangkalan Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke untuk mengantar korban berobat ke rumah sakit.

Dalam perjalanan masuk ke Pelabuhan Perikanan Merauke, Minggu (10/5)  pukul 06.00 Wit, korban meninggal dunia. “Saat itu kapal sudah berada di sekitar perairan Kumbe, kemudian Nahkoda menyampaikan kejadian tersebut kepada pengurus kapal yang berada di Merauke untuk persiapan dilakukan evakuasi terhadap korban,” jelasnya.

Kemudian, Minggu (10/5) sekira pukul 16.10 WIT, kapal tersebut tiba di sekitar areal kolam  depan Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke, selanjutnya jenazah korban langsung dievakuasi oleh Sat Polairud, petugas dari RSUD Merauke dan Petugas Kesehatan Pelabuhan Merauke dengan menggunakan 2  unit speed boat Polairud

Sumber : https://www.ceposonline.com/2020/05/11/jenazah-abk-kmn-gemilang-samudera-dievakuasi-gunakan-apd/

Selengkapnya
Karyawan Korindo Dilarang Belanja di Pasar

09 Mei 2020 20:45  

Terkait  dengan  ditemukannya 2 warga pasar Prabu, Asiki, Distrik   Jair,  Kabupaten Boven Digoel yang  hasil rapid  testnya   reaktif,  PT   Korindo  Group mengeluarkan  kebijakan  untuk seluruh karyawannya   pertama  untuk  tidak  berbelanja di pasar  Prabu dan  sekitarnya  serta   tidak meneima  tamu  yang  berasal  dari daerah  Prabu  terhitung  sejak 6-20 Mei 2020.

Dikonfirmasi, Kepala   PT Korindo  Group   Cabang   Merauke  Johanes  Rettob membenarkan  larangan  bagi  seluruh karyawan   untuk  tidak  berbelanja  sementara  di pasar  Prabu  tersebut.  ‘’Larangan  ini   sebenarnya   untuk mengantisipasi  hal-hal  yang  tidak  diinginkan. Sebenarnya   hasil  rapid  test  tersebut tidak berarti  bahwa   orang tersebut  sudah pasti  positif, namun  pihak  perusahaan   mengantisipasi  kemungkinan adanya  karyawan  yang   tertular,’’ kata  Johanes Rettob.

Menurut Johanes  Rettob, sejak    ditemukannya  pasien positif Corona   di Merauke, perusahaan  sudah  menerapkan   protokol   kesehatan  dalam  rangka  memutus  penyebaran  Covid-19  tersebut.  Dimana,    karyawan  yang tadinya bisa masuk  kerja sekaligus  harus  dilakukan shift   untuk menghindari  penumpukan  karyawan.

Perusahaan  tetap beroperasi  namun tetap mengacu pada pedoman   pemerintah, dimana   harus   menggunakan  masker dan  jaga  jarak.  Selain  itu,   juga sebagian  karyawan  bekerja  dari  rumah mereka,’’ terangnya.

Bahkan  kata  Johanes  Rettob, sebagian    karyawan  yang telah  cuti  di luar  lokasi  perusahaan  dan tidak bisa kembali  karena  ter-lockdown, namun  hak-haknya   tetap dibayarkan   dan tidak  dikurangi.    ‘’Karena  situasi  yang membuat  mereka   belum bisa  kembali  ke tempat kerja. Tapi  bagi  mereka yang  bisa kerja dari jarak  jauh,  tetap    bisa  melaksanakan  pekerjaanya,’’ tandasnya.

Sumber : https://www.ceposonline.com/2020/05/08/karyawan-korindo-dilarang-belanja-di-pasar/

Selengkapnya
Update Data COVID-19 di Merauke 8 Mei 2020, Terjadi Penurunan ODP sebanyak 19 Kasus

08 Mei 2020 23:00  

SATGAS COVID-19 KABUPATEN MERAUKE - Berdasarkan pantauan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, hari ini tanggal 8 Mei 2020, telah terjadi penurunan kasus ODP (Orang Dalam Pemantauan) menjadi sebanyak 91 ODP.

Jika dibandingkan dengan data 2 hari yang lalu tanggal 6 Mei 2020, yaitu 110 ODP. Maka, terjadi penurunan sebanyak 19 kasus.

Meskipun terjadi penurunan pada jumlah ODP, untuk kategori PDP (Pasien Dalam Pengawasan), Pasien Positif, Negatif, Meninggal dan Sembuh tidak terjadi perubahan alias stagnan.

Berikut data statistik COVID-19 di Kabupaten Merauke per tanggal 8 Mei 2020 pukul 14:00

ODP = 91

PDP = 2

Positif = 3

Negatif = 20

Meninggal = 0

Sembuh = 10

Selengkapnya
Prajurit TNI Yonif 411 Kostrad Bantu Pemkab Merauke Distribusikan Sembako Untuk Warga

08 Mei 2020 08:30  

Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG, membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke membagikan paket sembako kepada warga masyarakat di Distrik Naukenjerai, Kab. Merauke, Provinsi Papua, Jumat (8/5/2020).

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengatakan bahwa sebanyak tujuh personel Satgas Pos Kuler yang dipimpin oleh Wadanpos Kuler Serka Setyo Sejati membantu Pemkab Merauke membagikan ribuan paket sembako kepada warga.

Kegiatan pendistribusian sembako tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Merauke Frederikus Gebze yang  dilaksanakan di kampung-kampung diwilayah Distrik Naukenjerai, meliputi Kampung Kuler, Kampung Onggaya, Kampung Tomer dan Tomerau, sedangkan untuk Kampung Kondo karena akses susah dijangkau disalurkan melalui jalur laut.

Personel Pos Kuler bersama Pos Ramil Naukenjerai, Polsek Naukenjerai, Pemerintah Distrik Naukenjerai dan instansi terkait lainnya bahu membahu demi kelancaran kegiatan pembagian ribuan paket sembako sebagai wujud kepedulian pemerintah untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi virus corona ini.

Sementara itu, Bupati Merauke Frederikus Gebze usai penyerahan sembako secara simbolis kepada warga, meminta masyarakat memperhatikan himbauan dari pemerintah tentang pencegahan penyebaran virus covid-19. "Pertama tidak membuat acara-acara yang mengumpulkan banyak orang, kedua menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan, menggunakan masker jika harus keluar rumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Merauke yang kita cintai ini," katanya.

Sumber : <a href="https://tni.mil.id/view-176995-prajurit-tni-yonif-411-kostrad-bantu-pemkab-merauke-distribusikan-sembako-untuk-warga.html"></a>

Selengkapnya

Statistik Kunjungan

165

Hari ini

564

Kemarin

7546

Bulan ini

48908

Tahun ini

48908

Total

8

Online