MERAUKE TANGGAP
COVID-19

Pusat Informasi Pandemi COVID-19 Pemerintah Kabupaten Merauke.

Hubungi Layanan Call Center SATGAS COVID-19 KAB. MERAUKE

082399693240 082399693241

Angka Kejadian di Merauke, Papua.

Update Terakhir: 07 June 2021 08:15:00

1

KONFIRM

2

KONTAK ERAT

6

SUSPEK

0

MENINGGAL

3

SELESAI ISOLASI

4

DISCARDED

Statistik

Statistik Peta, Tabel dan Grafik Sebaran COVID-19 di Kabupaten Merauke.

Untuk data Indonesia silahkan Klik disini.

NO.WilayahKontak EratSuspekKonfirmDiscardedMeninggalSelesai Isolasi
1 Distrik Merauke241302
2 Distrik Semangga010000
3 Distrik Tanah Miring000000
4 Distrik Jagebob010000
5 Distrik Kurik000000
6 Distrik Animha000000
7 Distrik Malind000100
8 Distrik Okaba000000
9 Distrik Ngguti000000
10 Distrik Ilwayap000000
11 Distrik Kimaam000000
12 Distrik Tabonji000000
13 Distrik Waan000000
14 Distrik Tubang000000
15 Distrik Kaptel000000
16 Distrik Sota000000
17 Distrik Naukenjerai000000
18 Distrik Muting000001
19 Distrik Ulilin000000
20 Distrik Elikobel000000
21 Luar Merauke000000
 TOTAL261403

Rumah Sakit Rujukan

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Merauke

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Merauke adalah Rumah Sakit Rujukan Utama milik Pemerintah Kabupaten Merauke. Beralamat di Jalan Sukarjo Wiryopranoto Merauke.
Telp. 0971 321124 21450
Fax. 0971 321124

Laboratorium

Membantu diagnosa suatu penyakit sehingga dokter dapat menangani suatu penyakit dengan tepat, cepat, dan akurat.

UGD dan ICU

Memprioritaskan pasien dengan keadaan gawat darurat dilengkapi dengan Intensive Care Unit.

Kamar Operasi

Fasilitas ini dipergunakan untuk pasien pasien yang membutuhkan tindakan operasi.

Radiologi

Radiologi memberikan gambaran anatomi tubuh yang ditampilkan dalam film radiografi.

Himbauan Bupati Kabupaten Merauke

Dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Kabupaten Merauke.

Video title
  1. 1
    Agar tetap tenang, jangan resah dan tidak menyebarkan berita-berita yang belum tentu kebenarannya
  2. 2
    Masyarakat dihimbau untuk tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, yaitu mencuci tangan sebelum dan setelah melakukan aktivitas
  3. 3
    Terus menjaga kesehatan dengan perbanyak makan buah dan sayur
  4. 4
    Jaga kesehatan dengan rajin berolahraga dan aktivitas fisik
  5. 5
    Kalau sakit, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat

Apa Yang Harus Diketahui?


Apa itu COVID-19?

Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit baru yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan radang paru. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala klinis yang muncul beragam, mulai dari seperti gejala flu biasa (batuk, pilek, nyeri tenggorok, nyeri otot, nyeri kepala) sampai yang berkomplikasi berat (pneumonia atau sepsis).

Sumber
Bagaimana COVID-19 Menular?

COVID-19 adalah penyakit baru dan para peneliti masih mempelajari bagaimana cara penularannya. Dari berbagai penelitian, metode penyebaran utama penyakit ini diduga adalah melalui droplet saluran pernapasan dan kontak dekat dengan penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang dapat mengandung virus penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Droplet dapat melewati sampai jarak tertentu (biasanya 1 meter). Droplet bisa menempel di pakaian atau benda di sekitar penderita pada saat batuk atau bersin. Namun, partikel droplet cukup besar sehingga tidak akan bertahan atau mengendap di udara dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, orang yang sedang sakit, diwajibkan untuk menggunakan masker untuk mencegah penyebaran droplet. Untuk penularan melalui makanan, sampai saat ini belum ada bukti ilmiahnya.

Sumber

Kenali Gejalanya!

Gejala-gejala umum yang dirasakan penyakit COVID-19

Demam


Demam menunjukkan gejala awal corona, demam biasanya mencapai suhu 38 derajat celcius keatas.

Sakit Tenggorokan


Infeksi COVID-19 akan melalui jalur pernafasan sehingga dapat mengakibatkan radang pada tenggorokan dan rasa nyeri.

Batuk Kering


Demam menunjukkan gejala awal corona, demam biasanya mencapai suhu 38 derajat celcius keatas.

Sesak Napas


Apabila COVID-19 berkembang dengan cepat dan besar di paru-paru, fungsi paru akan menurun sehingga terjadi sesak nafas.

Berita

Berita Terkait COVID-19

21 Desember 2020 : Penambahan 28 Kasus Konfirmasi Positif Covid19 dan 1 Kasus Meninggal di Merauke

21 Des 2020 13:42  

SATGAS COVID-19 KAB. MERAUKE - Penambahan 28 Kasus Konfirmasi Positif Covid19 dan 1 Kasus Meninggal di Merauke pada tanggal 21 Desember 2020 merupakan jumlah akumulasi terbanyak sepanjang sejarah Kabupaten Merauke dilanda krisis pandemi CoronaVirus pada Maret 2020 lalu. Serta, merupakan kasus konfirmasi meninggal pertama di Kabupaten Merauke.

Korban meninggal dunia di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Merauke.

Masyarakat tetap diminta selalu mengutamakan perilaku 3M (Menggunakan masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak) dan menerapkan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) dalam kehidupan sehari-hari guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19

Selengkapnya
Update Covid 7 Desember 2020 : Rekor baru kasus konfirmasi tertinggi di Merauke

07 Des 2020 21:34  

Update Data terbaru Covid-19 tanggal 7 Desember 2020, Merauke cetak rekor kasus konfirmasi tertinggi selama terjadinya pandemi bulan Maret lalu.

Setelah sehari sebelumnya terdapat 40 kasus konfirmasi. maka, saat ini meningkat menjadi 45 kasus.

Selengkapnya
Syarat Keluar Masuk Kabupaten Merauke Di Tengah Pandemi Covid-19

17 Nop 2020 18:36  

Situasi pandemi Covid-19 masyarakat dihimbau agar tetap beraktivitas dirumah untuk mengurangi penyebaran.

Meskipun kunjungan ke beberapa daerah tidak dilarang, akan tetapi Pemerintah Kabupaten Merauke bersama Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 memberikan persyaratan khusus untuk bisa keluar-masuk wilayah Kabupaten Merauke.

Tim Gugus Tugas telah membuat aplikasi dari Google Form untuk persyaratan keluar-masuk tersebut.

Berikut adalah link yang dapat di akses dan di isi oleh calon masyarakat yang ingin keluar maupun masuk wilayah Merauke Surat Ijin Keluar Masuk

Selengkapnya
SIKM Merauke Online (SIPACE)

25 Agust 2020 00:32  

Sistem Pelayanan Cepat Online (SIPACE), adalah sebuah aplikasi/fitur dari Google (Google Form) yang dikembangkan oleh Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Merauke.

Aplikasi ini digunakan untuk mempermudah masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dari dan ke Wilayah Kabupaten Merauke. Asisten 3 Sekda Merauke, Yacobus Duwiri, SE, M.Si mengungkapkan pengurusan bisa langsung diakses melalui telepon pintar masing-masing.

“Iya kita sudah mulai untuk surat izin keluar masuk itu kita gunakan sistem yang kita buat supaya tidak terjadi penumpukan di posko sini, kan kita harus menjaga jarak. Jadi biar mereka yang punya handphone langsung bisa akses saja. Setelah itu kita sudah bisa keluarkan surat rekomendasi pemerikasaannya,” kata Duwiri kepada wartwan, di ruang kerjanya, Selasa (21/7/2020).

Berdasarkan tahapan yang diberlakukan, masyarakat sebelum mengurus SIKM, terlebih dahulu harus mengurus pemeriksaan kesehatan. “Pertama dia harus lakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, baru nanti surat izinnya dikeluarkan,” ujar Pria yang juga menjabat Wakil Sekretasris Satgas Covid-19 ini.

Selengkapnya
Seorang Balita Positif Covid-19, Merauke Tidak Lagi Zona Hijau

01 Jul 2020 23:26  

Zona hijau atau status kosong pasien covid-19 di Kabupaten Merauke hanya bertahan dua minggu saja. Seorang balita dinyatakan positif Covid-19, setelah  pemeriksaan swab oleh tim medis gugus tugas Covid-19 Kabupaten Merauke. Dengan adanya pasien postif Covid-19 tersebut,  Merauke tidak lagi menjadi zona hijau.

Juru Bicara Covid-19 di Kabuputen Merauke, dr. Nevile R. Muskita menyampaikan satu orang yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 dengan rentan waktu 12 hari pasca dinyatakan nol merupakan seorang balita perempuan berusia 4 tahun.

"Seorang anak perempuan umur 4 tahun". ujar Nevile dalam jumpa pers, Rabu (1/7).

Dikatakan Nevile, yang bersangkutan bersama dengan keluarga pada hari Sabtu 27 Juni 2020 berencana pulang ke Makassar. Dan mengikuti rapid tes di Posko Satgas Kantor Bupati Merauke.

"Hari sabtu datang ke posko satgas ditempat rapid tes terkait persyaratan untuk naik pesawat. Dari hasil rapid tes itu, kami menemukam 3 orang hasil rapid tes reaktif yaitu satu keluarga tersebut," kata Nevile.

Tidak menunggu lama, ketiga orang tersebut langsung di karantina di Hotel Asmat. Sembari dilakukan pemeriksaan swab menggunakan PCM.

"Dan ternyata anak tersebut tadi malam dinyatakan terpapar Covid-19," ungkapnya.

Menurut informasi pegakuan keluarga tersebut, lanjut Nevile, mereka berasal dari Kabupaten Asmat.

"Sejak 3 bulan lalu mereka sudah mau ke Makassar, mereka ngaku datang dari Kabupaten Asmat , hanya saja karena lockdown dan selama ini tinggal di Ampera 1," katanya.

Disambung Nevile, tim tengah menelusuri kontak asal penularan anak tersebut.

"Kami masih telusuri kontaknya, rencana orang tua anak itu juga akan di swab untuk mengetahui kemungkinan penularan dari mana. Jika kedua orangtuanya nanti positif kemungkinan dari orang tuanya," tandasnya.

Selengkapnya
Satu Pasien Baru Positif Covid-19, Nevil: Profesinya Sopir Truk

03 Jun 2020 17:17  

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita mengungkapkan, seorang pasien, sebelumnya Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dievakuasi dari Kali Weda beberapa waktu lalu dan dikarantina di Hotel Asmat, dinyatakan positif Covid-19.  Diketahui setelah hasil sampel dikeluarkan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Jakarta.

Hal itu disampaikan Nevil saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di posko Covid-19 Kantor Bupati Merauke, Rabu (3/6). Menurutnya, bersangkutan melakukan kontak sebelumnya dengan pasien 14 yang positif dan sudah sembuh.

“Sebelum dievakuasi dan dikarantina, dia tinggal lima hari di rumahnya di Kali Weda. Oleh karena hasil sampel dinyatakan positif, maka tadi pagi keluarganya dievakuasi dan dikarantina di Hotel Asmat untuk diambil sampelnya,” ungkap dia.

Sesuai rencana, besok ada beberapa petugas dari Jayapura tiba di Merauke dan melakukan test cepat menggunakan peralatan di RSUD. Sehingga bisa diketahui hasilnya apakah mereka positif atau negatif.

Ditanya berapa orang keluarga pasien itu, Nevil mengaku empat orang. Hanya tiga sudah dievakuasi dan satu lagi masih di Okaba. “Petugas sudah menelpon bersangkutan tadi pagi dan dalam perjalanan pulang untuk dievakuasi,” katanya.

Menyangkut jumlah pasien covid-19 di RSUD Merauke, Nevil menambahkan, masih dua orang. Hanya hasil terakhir didapatkan dari Labkes, keduanya dinyatakan sembuh dan boleh pulang ke rumah. “Sehingga hanya tersisa satu yang baru itu.”

Untuk pasien dari Boven Digoel, katanya, awalnya lima positif dan dirawat di RSUD Merauke. Dari lima itu, empat dinyatakan sembuh dan tersisa satu. Namun sampel PDP maupun ODP lainnya yang dikirim beberapa waktu lalu, tiga lagi dinyatakan positif.

“Dengan demikian, untuk pasien Boven Digoel yang sedang diisolasi dan menjalani perawatan di RSUD Merauke berjumlah empat orang,”

Sumber: https://metromerauke.com/2020/06/03/satu-pasien-baru-positif-covid-19-nevil-profesinya-sopir-truk/

Selengkapnya

Statistik Kunjungan

215

Hari ini

175

Kemarin

4181

Bulan ini

51716

Tahun ini

128063

Total

6

Online